Epidemiologi Penyakit Diare

Penyakit yang berkaitan dengan syaraf juga bisa menyebaban diare kronik. Pada penderita diabetes melitus yang telah menunjukkan komplikasi neuropati (kelainan saraf) juga menyebakan kontrol otonom syaraf-syaraf  di saluran cerna terganggu dan ini  dapat menyebabkan terjadinya diare, disebut dengan enteropati diareal.

Terapi penyakit diare

Penatalaksanaan diare dibagi menjadi 2 bagian yaitu berdasarkan gejala dan berdasarkan penyebab yang mendasarinya.

Gejala penyakit diare

Priorits utama dalam terapi gejal diare adalah mencegah terjadinya dehidrasi yaitu mengimbangi cairan yang keluar dengan pemberian cairan minum mengandung elektrolit yang cukup.  Cairan yang digunakan bisa oralit (cairan peroral mengandung elektrolit), larutan gula garam atau cairan lain.

Penderita penyakit diare dianjurkan untuk  banyak memiun air hangat, karena selain dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang, air hangat dapat meninggalkan penyerapan cairan pada pembuluh darah.

Gejala-gejala lain seperti nyeri perut, mual, muntah, bila perlu dapat diberika obat yang sesuai. Bila diare tidak teratasi setelah 3 hari, pasien tidak mau/tidak bisa makan dan minum atau terdapat tanda-tanda bahaya (penurunan kesadaran, sesak napas, syok dll) maka pasien sebaiknya segera di bawa ke dokter atau rawat inap di rumah sakit. 

Mengenal makanan yang bisa dimakan pasien saat diare, disarankan untuk memakan-makanan lunak yang tidak merangsang. Makanan juga harus cukup kandungan nutrisinya agar dapat menggantikan nutrisi yang hilang akibat diare. Namun ada beberapa kondisi tertentu yang perlu mendapat perhatian, misalnya untuk pasien penyakit diare yang disebabkan oleh penyakit thypoid, disarankan untuk tidak memakan-makanan yang mengandung tinggi serat. Pada fase akut, pasien yang dicurigai keracunan makanan, jika makanan yang hendak dimakan dicurigai menjadi penyebab penyakit diare tersebut, maka makanan tersebut sebaiknya tidak dimakan. Jika diduga terjadi perlukaan di saluran cerna, mungkin usus dapat diistirahatkan untuk jangka waktu tertentu, asupan nutrisi penderit penyakit diare dapat diberikan melalui cairan infus, hal ini tentunya dilakukan di RS atas pengawasan dokter.

Penyebab penyakit diare

Dokter akan menilai penyebab dari penyait diare yang diderita dan akan menentukan terapi causative (terapi paasti sesuai penyebab) apa yang harus diberikan kepada pasien. Misal pada penyakit diare yang disebabkan kuman atau bakteri, maka dokter akan meresepkan antoibiotik yang mampu membunuh kuman-kuman tersebut. Jika penyebabnya adalah penyakit sistemik seperti diabetes maka penyakit diabetes juga perlu diobati. Jika penyebabnya kanker usus besar, maka terapi kanker usus besar mesti dilakukan.

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>