Gejala dan Penanganan Penyakit Diare

PENYAKIT DIARE

Gejala dan Penanganan Penyakit Diare

Bila diare tidak bertambah parah dan penderita masih dapat minum, maka cairan tubuh hilang dapat tergantikan.Tetapi bila penderita tidak mau minum dan sering muntah, maka cairan tubuhnya akan cepat hilang dan gejala dehidrasi pun terjadi. Bila ini yang terjadi, maka penderita harap segera dibawa ke rumah sakit. Gejala yang biasanya ditemukan pada penderita penyakit diare yang dialami adalah rasa mulas yang berlebihan dan yang berkepanjangan, dehidrasi, mual hingga bahkan sampai muntah. Gejala lainnya yang mungkin akan muncul adalah timbulnya rasa pegal pada punggung dan perut penderita yang sering bunyi.

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang terserang penyakit diare, Penyebab Diare seperti misalnya karena keracunan makanan,mengonsumsi jamur tertentu, salah minum obat stres/ emosi, minum alkohol, infeksi bakteri, dan sakit perut.

Penyakit Diare Pada Orang Dewasa

Gejala Penyakit Diare Pada Orang Dewasa:

  1. Sering buang air besar dalam bentuk cairan berwarna terang dan kehijauan
  2. Kram pada perut
  3. Kelelahan karena banyak kehilangan potasium (kalium)
  4. Kehausan karena banyak cairan yang hilang
  5. Ada bercak darah saat buang air

Gejala dan Penanganan Penyakit Diare:

 

  1. Penanganan yang dapat diberikan untuk obat diare adalah banyak minum air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dan zat kimia tubuh yang hilang. Minum cairan setiap 2 jam sekali sebanyak kurang lebih 2 ons. Saat anda mengalami diare, semua cairan tubuh akan keluar bersamaan dengan buang air besar yang anda keluarkan, jadinya tubuh anda akan mengalami dehidrasi dan membuat badan anda menjadi lemas. Selain dengan air putih diare yang anda alami juga dapat diatasi dengan cairan oralit untuk menhentikan diare anda.
  2. Jika anda gemar meminum susu, hentikan minum susu atau mengkonsumsi produk olahan dari susu saat anda sedang diare yang akan membuat diare anda akan bertambah parah. Terkecuali untuk susu yogurt yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala dan penanganan penyakit diare yang paling baik untuk anda.
  3. Bila diare berlangsung lama, misalnya 1-2 hari dan bila kencing berkurang jumlah dan frekuensinya maka bawa segera penderita ke rumah sakit karena ada kemungkinan ia terkena dehidrasi.
  4. Hindari makanan padat dan berserat karena bagi anda yang sedang mengalami penyakit diare konsumsilah makanan yang lembek atau buah yang berserat justru akan membuat diare anda semakin bertambah parah. Jika anda ingin mengkonsumsi buah maka makanlah buah yang dapat digunakan untuk obat diare yaitu buah salak atau buah pohon sagu karena dapat membantu membuat tinja anda tidak cair lagi.
  5. Untuk mengurangi gejala dan penanganan penyakit diare yang simpel untuk anda adalah dengan mengkonsumsi cuka apel. Caranya cukup mudah hanya dengan mencampurkan beberapa tetes cuka apel ke dalam air putih dan langsung dapat anda minum. Cuka apel adalah ramuan tradisional yang ampuh untuk mengatasi penyakit diare yang anda alami.

PERINGATAN TERHADAP PENYAKIT DIARE

Bila gejala berlanjut dan buang air besar berubah warna menjadi lebih gelap (Hitam), juga perut sering terasa melilit (Kram), bawa segera penderita ke unit gawat darurat rumah sakit.

DIARE PADA BAYI DAN ANAK-ANAK

Gejala Penyakit Diare dan Penanganan Penyakit Diare penyebab umum Diare Pada Anak-Anak adalah karena adanya infeksi dalam tubuh, salah mengonsumsi makanan (makanan kadaluwarsa), alergi terhadap jenis makanan tertentu dan keracunan.

Gejala dan Penanganan Penyakit Diare

Gejala dan Penanganan Penyakit Diare

Bila diare tidak terlalu parah dan anak masih mau minum banyak air, tubuhnya tidak akan banyak kehilangan cairan. Namun bila anak tidak mau minum dan sering muntah, penggantian cairan mutlak diperlukan karena bila tidak ia akan terkena dehidrasi, bawa segera ke rumah sakit jika diperlukan.

Gejala Penyakit Diare dan Penanganan Penyakit Diare :

  1. Frekuensi buang air bertambah
  2. Buang air besar berbentuk cairan
  3. Kotoran berbau atau tidak berbau.

Penanganan Penyakit Diare 

  1. Beri penderita minum untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, paling tidak setiap 2 jam sekali sebanyak 2 ons atau dapat juga diberikan oralit atau air tajin sebagai pengganti cairan yang hilang.
  2. Hindari makanan padat dan berserat dengan mengurangi penberian sayur dan buah-buahan karena akan sulit untuk dicerna oleh si kecil.
  3. Tetapi berikan ASI untuk si kecil yang sedang terserang diare. Biasanya anak-anak yang terserang diare adalah anak-anak yang kemungkinan tidak mendapatkan ASI.
  4. Apabila anak yang mengalami diare, segera bawa kedokter agar langsung dapat gejala dan penanganan penyakit diare yang langsung dapat diberikan kepada anak anda sedini mungkin oleh dokter. Sebab beberapa diare butuh antibiotik tertentu untuk mengatasinya.

Peringatan Penyakit Diare dari mulai Gejala dan Penanganan Penyakit Diare :

Gejala dan Penanganan Penyakit Diare pada anak dan bayi dapat berubah menjadi dehidrasi yang bisa menjadi masalah serius. Bila terlihat tanda-tanda bahaya seperti dibawah ini, segera bawa ke dokter atau rumah sakit.

  1. Buang air besar cair (mencret) setiap 4-6 jam sekali
  2. Anak anda akan mengalami demam
  3. Mulut anak anda yang kering
  4. Kencing berkurang (frekuensi dan volumenya)
  5. Mengantuk, lemas, menangis lirih
  6. Mata cekung
  7. Muntah-muntah
  8. Ada bercak darah dalam tinja

Gejala dan Penanganan Penyakit Diare


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *