Gejala Diare

Gejala diare yang paling mencolok adalah tinja penderita yang encer. Jika bakteri penyebab penyakit diare masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut akan mengeluarkan racun dan tubuh akan berusaha untuk mengeluarkan racun tersebut dengan cara muntah.
Namun sebagian besar akan turun ke pencernaan bagian bawah dan berkembang biak.
Proses tersebut membutuhkan waktu selama delapan jam. Kemudian penderita mengalami menceret. Sebenarnya menceret membantu mengeluarkan kuman sehingga tidak perlu lagi diberi obat untuk menghentikannya, karena bila virus atau bakteri tidak keluar, maka perut akan kembung karena kuman mengeluarkan gas.
Begitu kuman keluar dari dalam tubuh, maka menceret atau diare yang diderita akan berhenti dengan sendirinya. Yang terpenting yang harus kita perhatikan dari penderita penyakit diare ini adalah cairan yang masuk ke dalam tubuh penderita harus seimbang dengan cairan yang keluar dari tubuhnya juga.
Bila penderita mengalami dehidrasi ringan, anda cukup memberikan oralit atau larutan garam dan gula, namun bila penderita mengalami degidrasi berat diperlukan terapi cairan berupa infus.

Gejala Diare

Memang penyakit diare ini yang disertai muntah dapat membantu mengeluarkan racun atau toksin, tetapi nustrisi tubuh penderita menjadi terhambat untuk masuk ke dalam tubuh. Maka untuk memenuhi ini, kompensasi tubuh adalah memecah kembali glikogen yang tersimpan dalam otot menjadi glukosa yang dipakai sebagai kalori. Proses ini disebut glikolisis.
Dengan terjadinya glikolisis maka timbulah rasa mual dan akhirnya penderita akan muntah. Selama nutrisi belum masuk proses glikolisis ini akan berlangsung terus sehingga mual dan muntah akan semakin sering.
Begitu infus atau cairan yang mengandung gula masuk, proses glikolisis akan berhenti, mual dan muntah akan berkurang secara berangsur-angsur.

Penyebab Gejala Diare

Penyakit diare yang menyerang sebagian orang dari kita kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Seseorang yang memiliki pola hidup yang bersih, makanan tercukupi, dan air tersedia, biasanya bisa sembuh dari infeksi virus penyebab penyakit diare ini hanya dalam beberapa hari. Namun untuk seseorang yang sakit, tidak menerapkan pola hidup yang sehat, slebor/ceroboh atau kurang gizi, penyakit diare yang dideritanya bisa menyebabkan dehidrasi yang parah dan bahkan hingga mengancam jiwa.

Penyebab lain dari penyakit diare ini adalah karena faktor makanan yang kita makan, misalnya seperti makanan yang kita konsumsi mengandung asam dan pedas, makanan yang kotor dan terkena bakteri atau kuman yang ada disekitar letak makanan tersebut, dan dapat juga disebabkan dari tidak hancurnya makanan ketika kita sedang mengunyah makanan tersebut. Selain penyebab diatas, mengkonsumsi terlalu banyakvitamin C juga dapat menyebabkan diare. Apabila anda sedang terkena diare, jangan biarkan diare yang anda derita berlangsung berlarut-larut. Ada baiknya anda langsung mengatasinya dengan cara yang alami.

Pengobatan Gejala Diare

Untuk pengobatan diare yang anda derita, anda dapat menggunakan cara yang alami seperti di bawah ini beberapa cara alami untuk mengatasi penyakit diare :

  • Dehidrasi ringan menggantikan defisit. Rehidrasi pada dehidrasi yang ringan dan sedang yang dialami oleh penderita penyakit diare ini anda dapat melakukan dengan pemberian oralit yang sudah sesuai dengan defisit yang terjadi pada diri anda.
  • Penanganan diare akut yang ditujukan untuk mencegah atau menanggulangi intoleransi yang ada, mengobati kuasa diare yang spesifik, mencegah dan menanggulangi terjadinya gangguan gizi serta untuk mengobati penyakit penyerta yang ada di dalam tubuh anda.
  • Berikan oralit untuk mengobati Gejala Diare yang berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang pada tubuh penderita. Perlu diperhatikan bagi orang tua mengenai cara pemberian oralit yang benar. Caranya adalah siapkan satu gelas oralit dan minum oralit tersebut sedikit demi sedikit, dua sampai tiga teguk, kemudian berhenti selama tiga menit. Lakukan cara seperti ini terus menerus sampai satu gelas oralit yang sudah anda siapkan itu habis. Minum oralit satu gelas sekaligus dapat memicu muntah dan buang air besar yang akan menjadikan usaha anda menjadi sia-sia.

Pengobatan gejala diare ini juga dapat anda lakukan dengan obat yang tradisional seperti :

  • Akar Bunga Teratai Obat Diare

Cara pengobatan dengan bunga ini adalah : Sediakan 50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe. Cuci bersih kedua bahan yang sudah disediakan lalu diparut dan diambil airnya atau sarinya. Minum ramuan tersebut tiga kali sehari setiap pagi, siang dan sore untuk membantu anda mengurangi gejala dari penyakit diare yang timbul pada diri anda.

  • Bunga Teratai untuk Obat Disentri

Cara pengobatan disentri dengan bunga teratai ini adalah dengan mengambil 50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe. Cuci hingga bersih kedua bahan, kemudian diparut atau di buat juice. Tambahkan 100 cc air lalu direbus sampai mendidih. Angkat ramuan dan dinginkan. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu dan diminum sekaligus.

  • Akar Jeruk Nipis

Biasanya yang dijadikan sebagai obat adalah buah jeruk nipis. Namun ternyata bahan untuk ramuan yang akan digunakan untuk mengobati gejala diare ini adalah akar dari jeruk nipis tersebut yang juga memiliki khasiat sebagai obat. Siapkan 4 potong akar jeruk nipis cuci hingga bersih akar tersebut dan rebus akar jeruk nipis dalam 6 gelas air hingga mendidih dan tersisa 4 gelas. Setelah dingin, airnya disaring lalu diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore.

Gejala Diare


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>