Pencegahan Diare

Pencegahan diare yang dapat dilakukan sebagai salah satu hal kecil untuk mengurangi penderita diare, seperti memberikan makanan dan minuman matang kepada anak-anak, tidak memakan makanan mentah, dan tambahan vitamin untuk menjaga kondisi tubuh. Agar tubuh tidak terserang diare, menjaga kebersihan adalah salah satu kuncinya. Semua tindakan pencegahan penyakit diare dapat dengan mudah dilakukan oleh setiap anggota masyarakat, dari usia anak-anak hingga usia lanjut.
Untuk bayi, pencegahan diare dapat dilakukan dengan memberikan ASI dan memperbaiki mutu gizi maupun kebersihan makanan pendamping. Selain itu buanglahtinja bayi kedalam jamban, dan bersihkan sisa kotoran dengan antiseptik atau desinfektan.
Pemeriksaan laboatorium juga diperlukan untuk mengetahui adanya kuman, sehingga terapi dapat dilakukan dengan tepat.
Bila ternyata hasil feaces voll leucocyt positif, itu artinya diare kronis, sehingga penderita harus segera dirawat dirumah sakit. Jangan lupa meminum obat untuk membantu pemulihan kembalikonsistensi cairan penyebab diare.

Pencegahan Diare

Sediakan sarana sanitasi dasar yang sehat di lingkungan tempat tinggal anda, seperti air bersih dan jamban / WC yang representatif. Pembuatan jamban harus di lakukan sesuaikan dengan persyaratan sanitasi yang sudah ada. Misalnya, jarak antara jamban di rumah kita atau juga jamban milik tetangga dengan sumur atau sumber air paling sedikit harus berjarak 10 meter agar air tidak terkontaminasi dengan kuman yang ada di jamban tersebut. Dengan begitu, kita bisa menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari, entah untuk memasak, mandi, dan sebagainya.

Menurut Dinas Kesehatan tahun 2004, ada tiga cara yang dapat kita lakukan untuk pencegahan diare yaitu :

  1. Minumlah air yang direbus hingga mendidih dan makanan yang sudah dimasak hingga matang.
  2. Susuilah atau beri ASI anak anda selama mungkin, disamping makanan lainnya yang dapat diberikan sesuai dengan umur si kecil agar jika anak sudah besar sudah memiliki daya tahan tubuh yang kuat.
  3. Bayi yang minum dengan susu botol akan lebih mudah untuk terserang penyakit diare dari pada bayi yang masih di susui oleh ibunya dan tetaplah memberikan ASI untuk anak anda walaupun anak sedang menderita diare.

pencegahan diare lainnya yang mungkin dapat anda lakukan adalah dengan cara mencuci tangan. Mencuci tangan yang anda lakukan tidak cukup dengan air saja tetapi menggunakan sabun antiseptik karena mencuci tangan dengan sabun akan mengurangi insiden terjadinya penyakit diare.

Penularan Penyakit Diare

Penularan penyakit diare ini dapat menyebar melalui jalur fekal-oral, penularannya dapat dicegah dengan menjaga higiene pribadi yang baik. Ini termasuk sering mencuci tangan setelah keluar dari toilet dan khususnya selama mengolah makanan. Kotoran manusia harus diasingkan dari daerah pemukiman, dan hewan ternak harus terjaga dari kotoran manusia.

Karena makanan dan air yang sering memiliki kontak langsung dengan kita merupakan penularan yang utama dari penyakit diare. Hal ini harus diberikan perhatian khusus untuk memikirkan pencegahan diare yang harus anda lakukan. Minum air, air yang digunakan untuk membersihkan makanan, atau air yang digunakan untuk memasak harus disaring dan diklorinasi. Jika ada kecurigaan tentang keamanan air atau air yang tidak dimurnikan yang diambil dari danau atau air, harus direbus dahulu beberapa menit hingga mendidih sebelum dikonsumsi agar kuman yang ada di dalam air tidak ikut masuk ke dalam tubuh kita. Ketika berenang di danau atau sungai, harus diperingatkan untuk tidak menelan air.

Semua buah dan sayuran yang akan digunakan ada baiknya harus dibersihkan menyeluruh dengan menggunakan air yang bersih (air rebusan, saringan, atau olahan) sebelum dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh kita. Limbah manusia atau hewan yang tidak diolah tidak dapat digunakan sebagai pupuk pada buah-buahan dan sayuran. Semua daging dan makanan laut harus dimasak hingga benar-benar matang. Hanya produk susu yang dipasteurisasi dan jus yang boleh dikonsumsi.

Penanggulangan penyakit Diare

Penanggulangan yang mungkin akan dapat anda gunakan pula sebagai pencegahan diare seperti :

  1. Jaga hidrasi tubuh anda dengan menggunakan elektrolit yang seimbang yang merupakan cara yang paling sesuai untuk digunakan di kebanyakan kasus diare. Apabila anda sedang mengalami dehidrasi dan sudah mengkonsumsi air yang banyak sebagai usaha untuk menggantikan cairan tubuh anda yang hilang tanpa diimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan, makan akan mengakibatkan adanya ketidak seimbangan elektrolit yang sangat berbahaya. Dari beberapa kasus yang pernah ada bahkan dapat berakibat fatal karena keracunan air yang anda konsumsi sendiri.
  2. Lakukan terapi rehidrasi oral dengan cara meminum solusi untuk penderita penyakit diare dengan larutan gula garam. Cairan ini baik untuk penderita diare karena mampu diserap oleh tubuh anda.
  3. Mencoba makan lebih sering dari biasanya sewaktu anda masih sehat dengan porsi yang lebih sedikit dan dengan frekuensi makan yang teratur. Penderita penyakit diare tidak disarankan untuk makan atau minum yang terlalu cepat karena akan menyebabkan munculnya rasa mual bahkan hingga muntah.
  4. Berikan cairan intravenous yang mungkin akan dibutuhkan penderita sebagai pencegahan diare seperti dehidrasi yang kadang kala terutama pada anak-anak yang mungkin dapat mengancam jiwa.
  5. Kebersihan tubuh anda adalah salah satu kunci utama jika sedang terserang penyakit diare untuk membatasi terjadinya penularan diare dan menjadi cara pencegahan diare untuk orang lain yang ada disekitar anda.

Pencegahan Diare

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>