Penularan Diare

Penyakit diare bisa menular dengan adanya kontak dengan feses yang terinfeksi secara langsung. Berikut penjelasannya :

  1. Makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi, baik yang sudah dicemari oleh serangga atau terkontaminasi oleh tangan yang kotor.
  2. Bermain dengan mainan yang terkontaminasu apalahi pada bayi sering memasukkan tangan atau mainan atau apapun ke dalam mulut. Karena virus ini dapat bertahan di permukaan udara sampai beberapa hari.
  3. Penggunaan sumber air yang sudah tercemar dan tidak memasak air dengan benar.
  4. Pencucian dan pemakaian botol susu yang tidak bersih.
  5. Tidak mencuci tangan dengan bersih setelah selesai buang air besar atau membersihkan feses anak yang terinfensi, sehingga mengkontaminasi perabotan dan alat-alat yang dipegang.

Agar tidak terjadi atau menjadi penyakit yang parah , diare harus kita cegah. sebab jika tidak, bukan hanya menyerang kita tetapi juga akan menjadi satu-satunya penyebab terhadap kematian. Diare mudah dicegah. Beberapa cara atau bentuk pencegahan penyakit ini antara lain dengan mencuci tangan, memakai sabun dengan benar pada 5 waktu penting yaitu sebelum makan, setelah buang air besar, sebelum memegang bayi, setelah menceboki anak, dan sebelum menyiapkan makanan. Dsamping itu, kita harus meminum air minum sehat atau air yang telah diolah, antara lain dengan cara merebus, pemanasan dengan sinar matahari atau proses klonirasi.

Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga seperti lalat, kecoak, kutu, lipas, dan lain-lain menjadi salah satu cara lain dalam pencegahan penyakit diare. Selain itu, kita harus membuang air besra dan air kecil pada tempatnya dan sebaliknya menggunakan jamban dengan tangki septik.

Berikut ini ada beberapa saran penting yang harus kita lakukan untuk mencegah terjadinya diare pada bayi yaitu :

  1. Terus memberikan ASI kepada bayi selama 4 bulan pertama. Dengan ASI, tubuh bayi akan membentuk antibodi untuk memperbaiki saluran pencernaannya dan menahan laju diare.
  2. Jika kita mulai memberikan mekanan baru atau makanan padat kepada bayi, mulailah dengan sedikit demi sedikit dan melumatkan terlebih dahulu makanan tersebut. Ini dimaksudkan untuk memberikan waktu adaptasi bagi perut si bayi untuk mencerna makanan.
  3. Jagalah agar kondisi bayi selalu bersih dan berada ditempat yang sehat.
  4. Mencegah agar anak tidak memasukkan barang-barang kotor ke dalam mulutnya.
  5. Jangan memberikan obat-obatan penyakit diare yang tidak diperlukan bayi.

=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>