Penyakit Diare dan Pengobatannya

Penyakit Diare dan Pengobatannya adalah termasuk kategori penyakit menular yang kerap dijumpai dimasyarakat, terutama dilingkungan yang tidak terjaga kebersihannya.
Di negara-negara berkembang, tingginya prevalensi diare disebabkan oleh kombinasi mutu air yang tercemar dengan kekurangan protein dan kalori namun dapat sembuh dengan sendirinya tergantung dari daya tahan tubuh kita.

Penyakit Diare dan Pengobatannya

Bakteri penyebar diare terdapat dalam tinja penderita diare, kemudian menyebar lewat udara atau kontak langsung, menempel pada makanan, minuman atau tempat makanan yang dikonsumsi calon penderita.
Seseorang penderita diare bila frekuensi buang air besar telah melampaui kebiasaanya dengan kotoran yang encer dan mengeluarkan banyak.
Diare yang terus menerus bisa jadi gejala penyakit berat seperti tipus, kolera dan kanker usus. Pada tingkatan yang lebih parah, nafsu makan akan menurun, tubuh makin lemah karena kekurangan cairan. Sehingga diare bisa membahayakan jiwanya.
Penyebab diare bisa karena adanya anxietas atau rasa cemas, keracunan makanan, infeksi virus dan usus, dan alerg terhadap makanan tertentu.
Bahan-bahan makanan yang telah masuk ke dalam tubuh tidak dapat diserap dalam darah dan tertinggal di usus. Secara umum, gejala diare adalah sakit perut, mulas, frekuensi buang air besar melebihi normal, kotoran encer atau cair, ada yang berupa darah atau lendir, rasa panas dianus seolah-olahingin buang air besar, perut kembung, sakit atau kejang perut, demam, dan muntah, berat badan turun.
Penyakit ini biasanya disertai dengan infeksi saluran pernapasan, misalnya batuk, pilek, tenggorokan merah, dan infeksi telinga.
Saat itu juga akan terjadi komplikasi, seperti dehidrasi, mata cekung, kulit tidak elastis, dan sedikit buang air besar.

Penyebab Penyakit Diare dan Pengobatannya

Kondisi penyebab Penyakit Diare dan Pengobatannya ini dapat merupakan sebuah gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), kelebihan vitamin C, dan mengonsumsi Buah-buahan tertentu yang dapat mengakibatkan penderitanya mengalami sakit perut dan seringkali merasakan mual dan bahkan hingga muntah. Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan dalam penyebab dari penyakit ini tapi tidak semua adalah gejala penyakit diare, dan definisi resmi medis dari diare adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari.

Penyebab dari seorang dapat terserang penyakit ini adalah memakan makanan yang asam, pedas, atau bersantan dalam waktu yang bersamaan dan sekaligus secara berlebihan dapat menyebabkan diare juga karena membuat usus kaget.

Kondisi cuaca yang tidak stabil, sanitasi tempat pengungsian yang buruk serta kondisi rumah yang masih kotor terkena genangan air, juga sulitnya mendapat air bersih menyebabkan mudahnya terjadi wabah diare setelah banjir. Penyakit diare yang terlihat ringan justru bisa membahayakan jiwa, karena saat tubuh kekurangan cairan, maka semua organ akan mengalami gangguan. Penyakit Diare dan Pengobatannya akan semakin berbahaya jika terjadi pada anak-anak dan untuk itu anda harus selalu menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat.

Penularan Diare

Penyakit diare adalah salah satu jenis penyakit yang dapat menular. Penularan dari penyakit ini dapat terjadi secara langsung dan secara tidak langsung. Penularan yang terjadi secara langsung dengan cara ditularkan dari satu orang ke orang yang lainya secara langsung melalui fecal-oral dengan media penularan yang digunakan adalah makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi dengan agen atau kuman yang menjadi penyebab penyakit diare. Penderita diare yang berat akan mengeluarkan kuman bersamaan dengan tinja yang ia keluarkan. Apabila pembuangan tinja tidak dilakukan pada jamban yang tertutup maka dapat berpotensi sebagai sumber penularan penyakit diare ke orang yang ada di sekitar lingkungan tersebut.

Sedangkan penularan yang terjadi secara tidak langsung maka media yang menjadi alat untuk penularan dari penyakit ini adalah air. Air disekitar rumah kita yang sudah tercemar dengan kuman baik penyebab penyakit diare atau penyakit yang lainnya, bila digunakan oleh orang untuk keperluan sehari-hari tanpa melalui proses perebusan terlebih dahulu, maka kuman yang ada di dalam air tersebut dapat masuk ke dalam tubuh orang tersebut sehingga orang tersebut secara tidak langsung telah tertular penyakit diare.

Untuk itu disarankan kepada anda semua untuk selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun baik sebelum maupun sesudah makan, sesudah buang air besar, sesudah memegang benda yang kotor, dll. Dan merebus air yang akan dikonsumsi hingga mendidih serta selalu menerapkan pola hidup yang sehat untuk mendapatkan daya tahan tubuh yang kuat untuk menghindari Penyakit Diare dan Pengobatannya

Sebagai penderita penyakit diare dan pengobatannya anda dapat memberikan :

  • Lebih sering memberikan makan dan minum tentunya dengan porsi yang lebih sedikit, dan untuk bayi dan balita yang masih diberi ASI, teruskan minum ASI (Air Susu Ibu). Bagi anak yang sudah tidak minum ASI, makan dan minum seperti biasa untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang
  • Garam Oralit. Berikan oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Perlu diperhatikan bagi orang tua mengenai cara pemberian oralit yang benar. Caranya adalah minum segelas oralit sedikit demi sedikit, dua sampai tiga teguk, kemudian berhenti selama tiga menit. Hal ini harus diulang terus menerus sampai satu gelas oralit habis.

 

Penyakit Diare dan Pengobatannya


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *