Penyebab Diare

Penyebab diare salah satunya adalah akibat dari infeksi virus. Ada orang yang setiap hari secara teratur buang air besar 1-3 kali, tetapi ada juga orang yang buang air hanya 1 kali setiap 2 atau 3 hari. kedua hal itu dapat dianggap normal. Jika buang-buang air dengan banyak cairan dan lebih sering dari 5 kali sehari, keadaan demikian barulah dapat disebut diare.

Penyebab Diare

Penyebab Diare

Diare biasanya dimulai secara mendadak dan disertai mulas perut akibat kejang-kejang, dengan ada kalanya timbul perasaan mual. Diare sebetulnya merupakan mekanisme defensif dari tubuh untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak diinginkan dari tubuh. Oleh karena itu pada azasnya keadaan demikian tidak perlu diobati, kecuali pada situasi gawat, misalnya bila buang air 10 kali atau lebih sehari ataupun bila tinja mengandung lendir, darah dan disertai muntah dan demam tinggi.

Di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, diare (seperti juga penyakit cacing) merupakan masalah yang sangat sulit penanganannya berhubung tingkat hygiene yang belum memadai. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan, jika di negara-negara tersebut diare tercatat sebagai salah satu penyebab kematian utama, khususnya pada anak kecil.

Penyebab Diare

Pada penyakit diare, proses penyerapan air dari isi usus oleh dinding usus terganggu akibat adanya peradangan yang terjadi di selaput lendirnya. Di samping itu gerakan-gerakan usus (peristaltik) bertambah kuat yang mengakibatkan tinja di keluarkan secara dipercepat dan masih mengandung banyak cairan.

Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya diare, yaitu :

1. Keracunan Makanan

Dikenal banyak penyebab yang dapat menimbulkan keadaan demikian. Yang paling sering terjadi pada masyarakat adalah “salah makan”, yaitu keracunan bahan makanan yang tanpa kita ketahui sudah kita konsumsi , seperti udang, tiram, kerang atau makanan lain yang tidak segar atau di simpan dalam jangka waktu yang terlampau lama di luar lemari es, misalnya sambal yang di sediakan di banyak restoran.

2. Obat-Obatan

Penyebab diare dapat terjadi salah satunya adalah karena obat-obat tertentu yang kita konsumsi, misalnya saat kita mengkonsumsi antasida yang mengandung magnesium hidroksida yang dapat menimbulkan penyakit diare. Diare juga dapat timbul sebagai efek samping dari beberapa jenis antibiotika yang masuk ke dalam tubuh kita, seperti senyawa penisilin (ampisilin dan amoksilin), tetrasiklin dan kloramfenikol, yang semuanya memiliki khasiat luas sehingga tidak saja kuman penyebab penyakit, tetapi juga bakteri usus yang berguna turut dimusnahkan. Penyinaran dengan sinar rontgen terhadap suatu benjolan (tumor) di usus atau prostat dapat memicu terserangnya penyakit diare.

3. Infeksi Virus

Seperti yang sudah di jelaskan di awal artikel ini bahwa penyebab diare salah satunya karena terjadinya Infeksi virus yang dapat menimbulkan gejala pada penderitanya seperti flu disertai diare dan karena itu disebut influenza perut. Virus khusus ini (Norovirus) merusak permukaan dinding usus sehingga sel selaput lendir tidak dapat bekerja dengan baik lagi dan menimbulkan penyakit diare. Kerapkali terjadi pula diare perjalanan (traveller’s diarrhoea) yang semula diperkirakan berkaitan dengan perubahan makanan selama berada di negara lain. Penyebab dari timbulnya penyakit diare ini adalah bakteri Coli atau virus yang memasuki tubuh melalui makanan dan minuman.

4. Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri lebih jarang terjadi yang dapat menyebabkan penyakit diare, yang bersifat lebih berbahaya. Infeksi ini merusak dinding usus sedemikian rupa sehingga timbul diare yang disertai demam atau lendir atau darah dalam tinja. Sebagai contoh dapat disebut disenteri amuba (Entamoeba), disenteri basiler (Shigella), tifus/paratifus (Salmonella) dan kolera (Vibrio). Kuman-kuman ini dapat menembus selaput lendir usus, dimana terbentuk zat-zat racunnya (toksin); amuba juga dapat menjalar ke organ-organ lain. Toksin inilah yang setelah diserap ke dalam aliran darah, menimbulkan gejala demam, nyeri kepala, mual dan muntah.

5. Akibat Alergi Makanan

Selanjutnya di kenal dengan Penyebab Diare yang diakibatkan dari alergi yang menyerang tubuh kita yang terjadi terhadap bahan makanan, misalnya kepekaan berlebihan (hipersensitif) terhadap lemak atau suatu protein gandum. Alergi susu, khususnya terhadap gula susu (laktosa) sering timbul, yang disebabkan oleh tidak adanya enzim laktase dalam tubuh yang mampu menguraikannya. Penderita harus pantang makanan yang mengandung laktosa, yakni kebanyakan produk susu kecuali yoghurt dan kwark.

6. Akibat Emosi

Akhirnya diketahui pula beberapa keadaan emosional sebagai penyebab diare, misalnya gelisah, ketegangan dan perasaan takut.

Gejala Diare

Telah kita ketahui bahwa gejala diare salah satunya adalah buang air besar yang lebih encer dengan frekuensi 4 x atau lebih dalam sehari. Gejala penyakit diare ini juga sering disertai dengan gejala lainnya seperti yang akan dirasakan oleh penderita. Gejala lainnya tersebut seperti penderita yang akan merasakan mual atau bahkan sampai muntah, bedan penderita lesu atau lemah, nafsu makan yang semakin lama semakin menurun, serta darah dan lendir yang bercampur dalam kotoran atau tinja yang dikeluarkan.

Rasa mual dan muntah-muntah yang muncul pada penderita diare yang dapat mendahului gejala dari penyakit terserbut yang disebabkan oleh terjadinya infeksi virus yang bisa menjadi penyebab diare secara tiba-tiba yang akan menyebabkan tinja berdarah, demam, penurunan nafsu makan, atau kelesuan pada penderita yang terserang penyakit diare.

Penyebab Diare


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Diare Untuk Membantu Mengatasi Diare, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Diare and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>